thif-live.com

12 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet, Segar, dan Tahan Lama

Menyimpan Daging di Kulkas
Ilustrasi cara menyimpan daging di kulkas dalam wadah tertutup. Foto: Shutterstock/

Daftar Isi
  • Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas
  • 1. Mencuci Tangan Sebelum Menyentuh Daging 2. Pisahkan Daging Kambing dan Sapi 3. Pisahkan Daging Sesuai Bagiannya 4. Bumbui Sebelum Disimpan 5. Bagi Daging untuk Sekali Masak 6. Iris Daging yang Memar dan Kotor 7. Simpan Daging di Wadah Tertutup 8. Simpan Daging di Chiller Sebelum Freezer 9. Atur Suhu Freezer 10. Pindah Lagi ke Chiller Sebelum Dimasak 11. Masak Sampai Matang 12. Jangan Membekukan Daging yang Sudah Dicairkan
Jakarta -

Di Hari Raya Idul Adha, biasanya kita kebagian banyak daging kurban. Karena jumlahnya banyak, tentu sebagian harus kita simpan agar bisa dikonsumsi di lain hari.

Agar daging awet, kita biasa menyimpannya ke dalam kulkas. Tapi tahukah kalian cara menyimpan daging kurban di kulkas dengan benar?

Yuk simak 12 cara menyimpan daging kurban di kulkas dengan benar berikut ini, lengkap dengan tips mengolahnya dari kulkas agar nutrisinya tidak hilang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas

Dirangkum dari situs Universitas Gadjah Mada, buku Another Cooking With Love (2022) oleh Icha Irawan, buku 100+ Tips Pilihan Antigagal Memasak oleh Sufi SY, dan buku Teknik Pemotongan Hewan Kurban karya drh Supriyanto MVPH, berikut merupakan cara menyimpan daging kurban di kulkas agar awet dan tips mengolahnya:

1. Mencuci Tangan Sebelum Menyentuh Daging

Selalu cuci tangan sebelum menyentuh makanan, termasuk ketika hendak menyentuh daging. Tangan kotor dapat menyebarkan kuman dan mikroba penyebab penyakit berpindah dan berkembang biak di daging kurban. Hal ini bisa mempercepat pembusukan pada daging.

ADVERTISEMENT

2. Pisahkan Daging Kambing dan Sapi

Pisahkan antara daging kambing dengan sapi. Hal ini dilakukan untuk menghindari bau yang tidak sedap pada daging dan meminimalkan penyebaran kuman.

Kamu bisa dengan mudah membedakan daging kambing dengan sapi dengan melihat seratnya. Serat daging kambing lebih halus, warnanya lebih muda, dan memiliki bau yang khas.

3. Pisahkan Daging Sesuai Bagiannya

Selain memisahkan daging kambing dan sapi, sebaiknya pisahkan juga daging sesuai bagiannya, misalnya khusus daging padat, khusus daging berlemak, dan khusus bagian tulang.

4. Bumbui Sebelum Disimpan

Membumbui atau memarinasi daging juga diyakini bisa membuat daging lebih awet disimpan. Sejumlah bumbu dapur seperti kunyit, garam, dan bawang mengandung zat antibakteri alami sehingga mencegah perkembangan bakteri yang mempercepat pembusukan.

5. Bagi Daging untuk Sekali Masak

Bagilah daging dengan jumlah sekali masak sehingga ketika ingin memasak, cukup ambil satu bagian di dalam freezer, sedangkan sisanya biarkan disimpan di kulkas.

6. Iris Daging yang Memar dan Kotor

Simpanlah daging dalam kondisi baik. Jika melihat daging kurban yang terindikasi memar dan kotor, langsung iris bagian itu. Jangan dicampur dengan yang daging yang baik kondisinya agar tidak menyebarkan bakteri.

7. Simpan Daging di Wadah Tertutup

Simpanlah daging mentah di dalam wadah kedap udara sebelum disimpan ke dalam kulkas. Hal ini dapat mencegah pertumbuhan mikroorganisme sehingga kesegaran daging tetap terjaga.

8. Simpan Daging di Chiller Sebelum Freezer

Yang sering dilewatkan adalah bagian ini. Jangan langsung menyimpan daging ke dalam freezer. Simpan dulu di chiller dalam beberapa jam, baru kemudian pindahkan ke dalam freezer. Ini dapat menjaga struktur daging tetap stabil.

9. Atur Suhu Freezer

Cara menyimpan daging kurban di kulkas selanjutnya adalah dengan mengatur suhu freezer dengan tepat. Menurut Food and Drug Administration (FDA), suhu terbaik untuk menyimpan daging adalah minus 18 derajat Celsius agar bakteri tidak berkembang.

10. Pindah Lagi ke Chiller Sebelum Dimasak

Saat hendak mengolah daging kurban, pindahkan daging ke chiller dulu dalam beberapa jam, baru kemudian keluarkan dari kulkas. Setelah dikeluarkan, tunggu dulu agar daging tak lagi membeku.

Proses thawing (pencairan) ini dilakukan agar struktur daging tetap bagus ketika digunakan. Jika daging masih beku langsung dipanaskan, dikhawatirkan kandungan nutrisinya bisa rusak.

11. Masak Sampai Matang

Masaklah daging sampai matang agar bakteri yang kemungkinan ada di dalam daging benar-benar mati, sehingga tetap sehat dimakan. Jika daging dipanggang untuk sate, buanglah bagian-bagian yang gosong.

12. Jangan Membekukan Daging yang Sudah Dicairkan

Jangan membekukan daging yang sudah dicairkan. Daging yang sudah dikeluarkan dari kulkas dan dicairkan harus segera diolah. Membekukan kembali daging mentah dapat menurunkan kualitas daging dan membuatnya mudah membusuk.

Sebelum menerapkan cara menyimpan daging kurban di kulkas, pastikan tangan dan daging telah benar-benar bersih. Wadah penyimpanan juga bersih dengan suhu kulkas yang sangat dingin.

Biasanya daging disimpan dalam freezer dengan suhu ideal kurang dari -18°C. Sedangkan suhu di bagian kulkas nonfreezer dalah 1-4°C. Suhu yang sangat dingin memastikan kualitas daging terjaga dengan baik.



Bolehkah Daging yang Sudah Dimasak Dipanaskan Berulang Kali?

Bolehkah Daging yang Sudah Dimasak Dipanaskan Berulang Kali?


(row/row)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat