thif-live.com

Jangan Sering Dikonsumsi, 8 Makanan Ini Bikin Otak Lemot

Ilustrasi makanan untuk kesehatan otak
Foto: Shutterstock

Jakarta -

Kesehatan otak perlu dijaga, salah satunya dengan memilih asupan makanan yang tepat. Hindari 8 makanan terburuk untuk kesehatan otak dan pilihlah alternatif sehatnya.

Menjaga kesehatan otak penting untuk memastikan fungsi kognitif, memori, dan kesehatan mental secara keseluruhan juga baik. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan otak dan pola makan memainkan peran penting.

Konsumsi beberapa makanan bisa menimbulkan efek buruk untuk kesehatan otak, berpotensi menyebabkan masalah seperti penurunan kognitif, kehilangan ingatan, dan bahkan peningkatan risiko penyakit neurologis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip Times of India (24/5/2024), berikut daftar 8 makanan yang merugikan kesehatan otak, beserta alternatifnya yang lebih sehat:

1. Minuman manis

Minuman manis seperti soda, minuman energi, dan jus buah kemasan memang terasa nikmat, tapi batasi konsumsinya karena minuman ini tinggi fruktosa. Kelebihan asupan fruktosa dapat menyebabkan resistensi insulin, inflamasi, dan fungsi otak yang terganggu.

ADVERTISEMENT

Untuk pilihan lebih sehat, coba minum infused water dimana air putih diberi perasa alami seperti irisan lemon, mentimun, atau daun mint. Teh herbal dan air kelapa juga bisa jadi pilihan untuk menghidrasi tubuh tanpa mengasup gula tambahan.

2. Karbohidrat olahan

Bakery yang Punya Croissant Terbaik di ParisFoto: Mary Holand

Makanan dengan karbohidrat olahan juga banyak ditemukan di sekitar kita. Rasanya enak-enak seperti roti, pastry, dan aneka makanan olahan. Waspadai konsumsinya karena jenis makanan ini mengandung indeks glikemik tinggi.

Mengonsumsi karbohidrat olahan dapat menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat yang meningkatkan risiko gangguan kognitif. Sebaiknya beralih ke sumber karbohidrat lebih sehat seperti quinoa, beras merah, dan roti gandum. Makanan ini memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dan memberikan energi yang stabil sehingga mendukung fungsi otak yang lebih baik.

3. Lemak trans

Untuk menjaga kesehatan otak, kamu juga perlu membatasi asupan makanan yang mengandung lemak trans. Umumnya ditemukan pada margarin, makanan panggang kemasan, dan gorengan. Konsumsinya dapat meningkatkan inflamasi dan stres oksidatif di otak.

Dalam jangka panjang, konsumsi lemak trans terkait dengan risiko penyakit Alzheimer dan penurunan kognitif yang lebih tinggi. Untuk pilihan sumber lemak sehat, coba perbanyak konsumsi alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun. Jenis lemak ini menurunkan risiko inflamasi dan menyediakan asam lemak esensial untuk tubuh.

4. Makanan olahan

Wow! Resto Fast Food Ini Pakai Bantuan Teknologi RobotFoto: lovefood.com

Makanan olahan, seperti keripik, mie instan, dan makanan cepat saji, sering kali mengandung kadar gula yang tinggi, lemak tidak sehat, dan zat aditif. Hal ini dapat mengganggu fungsi otak dan meningkatkan risiko masalah kesehatan mental.

Sebaiknya kamu beralih pada makanan utuh yang tidak diolah. Buah-buahan segar, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian dapat jadi pilihan terbaik untuk kesehatan otak.

Selengkapnya di halaman selanjutnya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat