thif-live.com

Rutin Makan Oat Bisa Turunkan Berat Badan, Apa Benar?

Ilustrasi Oatmeal
Foto: Getty Images/iStockphoto/gresei

Jakarta -

Oat disebutkan bisa menurunkan berat badan jika dikonsumsi secara rutin. Beberapa ahli menjelaskan manfaat hingga kandungan nutrisi oat untuk diet.

Oat merupakan jenis biji-bijian yang mengandung manfaat sehat untuk tubuh. Oat ini diperkaya dengan berbagai zat gizi mikro dan makro yang dibutuhkan sehari-hari.

Kandungan Nutrisi Oat

Healthy breakfast Organic oat flakes in a wooden bowl Grey textile background Top view Copy spaceHealthy breakfast Organic oat flakes in a wooden bowl Grey textile background Top view Copy space Foto: iStock

Menurut WebMD, oat mengandung lebih banyak protein dibandingkan dengan jenis biji-bijian lain. Mereka juga mengandung serat larut yang disebut sebagai beta-glukan berperan dalam memberi nutrisi dari dalam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Food NDTV (24/6), Gargi Sharma selaku ahli gizi memberikan penjelasan tentang oat. "Serat larut dalam oat dapat menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan waktu transit usus, hingga mengurangi penyerapan glukosa dalam tubuh," jelasnya.

"Selain itu, oat juga mengandung zat antioksidan yang disebut avenanthramides membantu menekan tingkat tekanan darah tinggi dengan memproduksi gas oksida nitrat. Gas oksida nitrat itu berfungsi dalam membantu pergerakan darah melalui pembuluh darah," lanjut Sharma.

ADVERTISEMENT

Apakah Efektif Turunkan Berat Badan?

Merujuk pada kandungan nutrisinya, lantas apakah oat dapat menurunkan berat badan? Oat memang kaya akan nutrisi, tapi juga mengandung pati karena kandungan karbohidratnya tinggi.

Ahli gizi dan Pelatihan Kesehatan Makrobiotik, Shilpa Arora menyatakan, bahwa pati dengan indeks glikemik tinggi ini bisa menyebabkan lonjakan insulin hingga meningkatkan risiko diabetes jika mengonsumsinya tidak hati-hati.

Leema Mahajan, selaku ahli gizi mencontohkan konsumsi oat yang dapat menyebabkan indeks glikemik tinggi. Yaitu menggunakan oat instan dengan taburan buah-buahan yang manis.

Efek dari mengonsumsinya justru semakin meningkatkan keinginan akan makanan manis. Selain itu, juga bisa menyebabkan kelelahan dan kelesuan dan memengaruhi program penurunan berat badan.



Simak Video "Apa Iya Oatmilk Lebih Sehat daripada Susu Sapi?"
[Gambas:Video 20detik]

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat