thif-live.com

Rating Bakery Lokal Ini Turun Usai Insiden 19 Orang Keracunan

Rating Bakery Lokal Ini Turun Usai Insiden 19 Orang Keracunan
Foto: Stomp.straitstime.com / Google Review

Jakarta -

Sebuah bakery lokal menjadi pusat perhatian karena ratingnya turun. Penurunan ini disebabkan karena telah terjadi keracunan makanan yang dialami oleh 19 orang.

Singapura menjadi salah satu negara yang punya standar cukup ketat terhadap pengedaran makanan dan minuman. Restoran atau kafe yang berdiri di Singapura juga telah diawasi oleh badan pengawasan makanan atau biasa disebut dengan Singapore Food Agency (SFA).

Melansir sfa.gov.sg, SFA bertugas sebagai badan hukum di bawah Kementrian Lingkungan Hidup dan Sumber daya Air (MEWR). Mereka bertugas untuk mengawasi keamanan pangan dan ketahanan pangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai lembaga utama dalam masalah pangan, misi SFA adalah memastikan dan mengamankan pasokan pangan yang aman untuk SFA. Mereka juga bertugas untuk mengawasi pangan di setiap dapur sebuah bisnis kuliner.

Setiap restoran, kafe, atau warung yang telah memenuhi standar akan diberi rating sesuai kondisi. Namun, jika memang kondisinya buruk sampai membahayakan pelanggan, terpaksa rating mereka akan menurun, seperti yang terjadi di bakery lokal ini.

ADVERTISEMENT

Singapore Food Agency (SFA) telah menurunkan tingkat Minum Kopi Cafe & Bakery yang berlokasi di Block 214, Bedok North Street 1. Tingkat bakery lokal yang tadinya mendapat peringkat B, kali ini diturunkan ke C karena insiden yang menimpa pelanggan usai makan di bakery tersebut, lapor stomp.straittimes.com (10/06/2024).

Rating Bakery Lokal Ini Turun Usai Insiden 19 Orang KeracunanIni dia bakery lokal yang ratingnya telah turun akibat insiden keracunan makanan. Foto: Stomp.straitstime.com / Google Review Chee beng Ng

Pada 15 Oktober 2023, terjadi sebuah insiden keracunan makanan dimana 19 orang dilaporkan mengalami gejala gastroenteritis setelah mengonsumsi makanan yang disiapkan oleh Kopi Cafe and Bakery.

Atas kejadian ini, empat orang pelanggan sempat dirawat di rumah sakit dan telah dipulangkan. Investigasi bersama oleh Kementrian Kesehatan dan SFA pun telah dilakukan setelah insiden tersebut.

Selama pemeriksaan, ditemukan beberapa pelanggaran kebersihan, yang menyebabkan SFA mengambil tindakan penegakan hukum. Tingkat kebersihan makanan pun akan ditinjau dalam 12 bulan.

Rating Bakery Lokal Ini Turun Usai Insiden 19 Orang KeracunanInsiden di bakery itu telah membuat 19 orang keracunan. Foto: Stomp.straitstime.com / Google Review Black Raven

Operator pangan telah diingatkan untuk mematuhi proses kebersihan dan keamanan pangan yang baik.

SFA menyarankan agar operator di bakery tersebut selalu memerhatikan sejumlah aspek kebersihan, termasuk selalu mencuci tangan sebelum menangani makanan. Hal ini diyakini dapat mengurangi kejadian gastroenteritis.

Belum diketahui lebih lanjut kondisi terkini bakery lokal tersebut. Hal yang jelas bakery ini telah mendapat penurunan peringkat dari B ke C.



Simak Video "Antre Panjang Demi Mencicipi Cold Milk Bun yang Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat